Baby carrier atau gendongan bayi menawarkan orang tua lebih banyak fleksibilitas dimana mereka bisa menikmati bepergian dengan buah hati tercinta. Dengan bantuan desain gendongan bayi dagian depan dan belakang Anda dapat berjalan leluasa di semua medan yang kereta dorong bayi tidak bisa lewati.
Gendongan bayi sangat membantu bagi Ibu yang menyukai anjing sebagai hewan peliharaan saat hadirnya buah hati di dalam keluarga. Gendongan bayi memungkinkan Ibu tetap bebas menggendong bayi saat mengurus hewan kesayangannya, khususnya mengajak anjing berjalan-jalan.
Gendongan bayi bagian depan baik digunakan untuk bayi baru lahir atau beberapa minggu setelah kelahiran tergantung dari model gendongan bayi yang dipilih. Gendongan bayi merupakan alat bantu yang dapat mengajarkan buah hati untuk belajar menegakkan kepalanya sendiri.
Gendongan bagian depan tetap dapat digunakan sampai batas maksimum berat bayi diperbolehkan atau pada saat bayi Ibu mulai bertambah berat, dapat beralih menggunakan gendongan ke bagian belakang. Beberapa model gendongan bayi memungkinkan buah hati Ibu untuk melihat sekeliling saat berjalan-jalan di luar rumah.
Saat bayi ibu sudah bisa menegakkan kepalanya sendiri, saatnya memanfaatkan gendongan bayi bagian belakang. Masing-masing model gendongan bayi agak berbeda, namun pada umumnya sebuah gendongan bayi mampu menahan beban sampai 20 kg.
Nah, jika Ibu ingin membeli gendongan bayi untuk buah hati perhatikanlah tips mudah berikut ini:
Ukuran Gendongan Bayi. Gendongan bayi saat ini biasanya tersedia tidak berdasarkan ukuran usia, melainkan bobot bayi ibu. Dengan demikian, ketahanan bahan gendongan bayi perlu diperhitungkan dengan bobot bayi yang akan digendong.
Sebagai contoh, gendongan bayi untuk buah hati sampai dengan berat badan sekitar 9 kg lazimnya digunakan untuk menggendong di depan, sedangkan gendongan bayi dengan bobot badan 15 kg atau 20 kg biasanya menggunakan gendongan bayi model ransel.
Dengan demikian, ibu dapat memperhitungkan jika buah hati ibu sudah melewati berat badan tertentu, maka gendongan tersebut ada baiknya tidak dipergunakan demi keamanan buah hati.
Bahan gendongan bayi. Bahan gendongan cukup bervariasi, ada yang hanya dari kain, dan ada yang terdiri dari campuran kain dan plastik dengan aluminium (misalnya untuk gendongan bayi model ransel).
Keamanan dan kenyamanan:
- Apakah gendongan bayi memiliki penahan punggung atau kepala yang cukup aman bagi bayi ibu? Ini penting untuk buah hati ibu yang belum bisa menegakkan kepalanya.
- Apakah tali gendongan cukup nyaman digunakan atau tidak? Sebab, jika tali punggung gendongan bayi menyakiti pundak ibu, maka kegiatan menggendong buah hati tidak lagi menyenangkan untuk ibu maupun buah hati.
- Apakah ibu memerlukan gendongan yang dapat dipakai buah hati menghadap ibu dan/atau menghadap keluar?
- Apakah gendongan memiliki fitur berupa kantung-kantung untuk meletakkan dompet dan barang penting ibu? Ini jika ibu memang memerlukannya, karena ada pula yang tidak ingin gendongan bayi terlalu banyak dengan fitur kantung-kantung.
Kesehatan Gendongan. Kesehatan gendongan bayi berkaitan erat dengan bahan yang digunakan:
- Tali penyangga yang digunakan tidak membuat ibu atau penggendong nyeri.
- Bahan yang digunakan mampu menyerap keringat sekaligus panas tubuh buah hati.
- Desain gendongan memberikan sirkulasi udara yang baik.
- Memiliki penadah (lap atau saputangan) untuk air liur bayi.
- Bahan cukup empuk sehingga buah hati tak mudah pegal dan betah selama digendong.
- Dapat dibersihkan dengan mudah. Apakah mudah dibersihkan jika kotor? Hal ini juga cukup penting saat memilih gendongan bayi untuk buah hati ibu.
Selain tips di atas ada tips tambahan yang tidak kalah pentingnya saat membeli gendongan bayi khususnya secara online. Di antaranya:
* Jika membeli online, perjanjian tata cara penukaran barang dengan penjual perlu diperhatikan. Penjual yang baik tentu memahami rasa kekhawatiran ibu atas produk yang dibeli untuk buah hati tercinta. Maka dari itu, sudah sepantasnya produk dapat ditukar dalam jangka waktu tertentu. Pastikan ibu mencatat nomor kontak penjual dengan seksama agar bisa menghubunginya terlebih dahulu.
* Ada baiknya memilih gendongan bayi berwarna-warni cerah yang mampu memberikan stimulasi pada buah hati.
* Jika ingin menggendong buah hati ke tempat-tempat bermain yang agak menantang, seperti ke taman nasional, pantai atau kebun raya, jauh lebih baik gunakan gendongan dengan rangka, baik rangka dalam maupun luar. Gendongan bayi jenis ini memiliki bentuk yang kokoh dan bisa meredam guncangan akibat penggendong aktif bergerak. Selain itu juga bisa menahan benturan yang mungkin terjadi pada bayi ibu.
* Untuk menjaga penampilan, pilih gendongan yang pas dengan selera. Kini ada gendongan bayi yang dibuat dengan model maskulin dan feminin. Contoh, untuk ayah bisa dipilih gendongan yang tidak banyak pernak pernik, simpel, terkesan sporty , dan bentuknya pun gagah.
Terakhir tentu saja dalam pilih-pilih gendongan bayi ini, memang tak hanya selera yang berbicara, tetapi juga kondisi tubuh (tinggi/pendek) dan keuangan keluarga. Kisaran harga gendongan bayi mulai Rp 150.000 – Rp 250.000 tergantung dari jenis bahan gendongan bayi tersebut. Jadi pastikan ibu membeli produk yang memang dibutuhkan untuk buah hati tercinta. Jika ibu ingin membeli secara online, pastikan ikuti tips diatas.
Lihat gendongan bayi
Image courtesy of FreeDigitalPhotos
